Diberdayakan oleh Blogger.
selamat datang di blog saya
RSS

SEPERTI MINYAK YANG TIDAK BISA MENYATU DENGAN AIR

CERITA INI AKU AMBIL DARI PENGALAMAN NYATA KU.....

AKU sering di sebut wanita jutek yang sulit untuk membuka diri untuk orang yang memang belum aku kenal begitu dalam. sama halnya ketika aku duduk di bangku kuliah dan gelar ku saat ini sebagai mahasiswa, bukan hal yang mudah untuk ku memulai hidup sebagai mahasiswa. Kebiasaan ku yang gemar menyendiri terkadang membuat ku sulit untuk berteman, layaknya mahasiswa lain yang selalu memiliki bayak teman.
Suatu ketika aku menyadari bahwa penting nya memiliki teman, untuk pertama kalinya aku membuka diri di suatu media sosial yang di penuhi banyak bahkan beribu orang yang bisa di jadikan teman. awal mula yang baik aku  menemukan nya tak jauh dari ku status Dia sama seperti ku sebagai mahasiswa, dia seorang laki laki yang memiliki pribadi yang humoris, bedanya hanya dari segi tempat dia kuliah, itu tidak ku jadikan masalah dan umurnya pun tak sama dengan ku dia lebih tua dariku dan itupun tidak menjadi malasah. ketika aku mengenal artinya sebuah teman aku memutuskan dia sebagai sahabat terbaikku, akhirnya aku bisa kembali merajut kebahagiaan ku yang sebelumnya membuat aku tidak ingin mengenal dunia lagi. dia selalu menjadi pendengar terbaikku bahkan ketika aku mendapat masalah dia selalu menemani aku menghadapi masalah itu di sudah seperti saudara ku dia selau mengerti apa yang aku mau. tibgkah humorisnya terkadang membuat aku penasaran dan bahkan terkadang aku merasa jengkel namun semua terasa indah aku tak lagi seperti dulu yang suka murung dan menyendiri aku juga bisa melupkan semua yang pernah terjadi yang sangat mengecewakan hati aku.

Suatu ketika aku sudah bangkit di sini titik masalahnya saat aku mengenal 1 orang sebagai sahabat terbaikku. ada sebuah batu yang tiba tiba saja membuat aku tersandung untuk kedua kalinya, batu itu seorang pria ya pria itu tak jauh beda jauh dengan Dia yang ingin mendapatkan suatu tempat di di hidup aku, dia selalu berusaha agar bisa mengenal pribadi ku. untuk yang kedua kalinya aku mencoba menambah sebuah teman dalah hidup ku. sama seperti dia dulu yang memperkenalkan kehidupannya pada ku, dia juga seorang mahasiswa sama seperti aku mahasiswa yang baru di seorang laki laki aku bisa melihat dari sisi ceritanya dia adalah seorang orang yang baik hati dan dewasa. aku mencoba bertukar fikiran padanya menyatikan apakah kami bisa menjadi sebah teman baik. 1 bulan berlalu aku dengan nya baik baik saja dan aku bisa merasakan betapa pantasnya dia menjadi seorang teman. 2 bulan berlalu masih sama dia memang pantas di jadikan teman baik. 3 bulan berlalu kami belum pernah di beri tuhan untuk bertemu, aku cukup bersabar untuk semua ini karna itu butuh proses.

Saat aku memasuki bulan yang ke 4 semua buncang semua buyar tak sepoerti yang ku harapkan, saat pertama kalinya dia melihatku duduk berdua bercanda bersama dengan seorang pria dan itu adalah sahabat terbaik ku yang pertama kali aku kenal. di situ mulai menjahui ku secara perlahan. aku tak mengerti mengapa dia begitu justru membuat peratnyaan pada ku? mengapa pada saat itu dia tidak ikut bergabung dengan ku dan dia. bukankah dia juga bagian dari ku seorang teman bagi ku?

kejujuran memang selalu menyakitkan, kejujuran juga bisa membuat air mata kesedihan terjatuh.

Dipertengahan bulan ke 4 aku mengetahui bahwa sebenarnya dia menginginkan aku lebih dari sebuah teman, dia menginginkan hati ku. dan itu menjadi sebuah batu krikil yang menghantam prasaan ku di saat aku mau memperbanyak sosial dengan seseorang justu membuat batinku tersiksa. lantas ketika dia melihat ku jauh lebih banyak menghabiskan waktu bersama sahabat terbaikku dia menjadi seseorang yang labil dan tidak dewasa seperti yang ku kenal dia merasa cemburu buta hingga akhirya dia memutuskan untuk menjahui ku tanpa memberi pesan sedikitpun. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar