Diberdayakan oleh Blogger.
selamat datang di blog saya
RSS

konsep dasar antropologi sosial


TUGAS ANTROPOLOGI
“LAPORAN PEMBELAJARAN”


DOSEN PENGAMPU : WITTIN KHAIRANI,S.Pd,MPH


DISUSUN OLEH :
JUITA BR NAINGGOLAN
NIM PO71200180027
TINGKAT 1.B
PROGRAM STUDI : DIII KEPERAWATAN

     KONSEP DASAR ANTROPOLOGI SOSIAL

1.  Definisi antropologi
kata antropologi merupakan kombinasi dari dua kata yang di ambil dari bahasa yunani yang artinya anthropos artinya manusia logos artinya ilmu.pada umumnya antropologi adalah cabang ilmu sosial tentang manusia. Namun secara garis besar, antropologi berkaitan dengan perilaku manusia dan interaksi yang dilakukan serta budaya yang tercipta.
Dalam hal ini manusia sebagai etinitas biologis homo sepiens dan mahluk sosial dalam kerangka kerja yang interdisipliner dan komprehansif. Antropologi ini berguna untuk memahahami keunikan dari kehidupan manusia dan kebudayaan di berbagai wilayah.
Antropologi juga menggunakan kajian lintas budaya dalam menekankan dan menjelaskan perbedaan antara kelompok-kelompok manusia pada prespektif material budaya,prilakusosial,bahasa,dan pandangan hidup.

2.  Pengertian antropologi
Antropologi adalah ilmu yang lahir dari adat istiadat, budaya etnis yang berbeda-beda di kalangan masyarakat dulunya antropologi hanya mengakui masyarakat tunggal saja, namun seiiring perkembangan zaman ilmu andropologi mengkaji seperti imigrasi baik ,perpindahan dalam suatu kawasan global.
Aliran lain untuk mengembangkan ilmu antropologi di indonesia adalah aliran yang berkembang di negera meksiko di benua amerika tengah ini, di negara ini antropologi merupakan ilmu praktis untuk mengumpulkan data tentang budaya dan kebudayaan daerah dan masyarakat pedesaan. Dari situ ditemukan dasar-dasar suatu kebudayaan nasional mempunyai keperibadian khusus dan dibangun menjadi masyarakat desa moderen.

Dalam kegiatan tersebut manusia antropologi menegtahui dua konsep penting yaitu:
·         Holistik {mencakup semua/menyeluruh}
·         Komperaktif { perbandingan}
Olehkarena itu antropologi memiloki aspek sejarah dan menyeluruh untuk mengembangkan manusia melalui pengetahuan sosial ilmu hayati (alam) dan humonia.Dari semua  konsep maupun ruang lingkup antropologi terdapat tiga tujuan utama memepelajari antropologi yakni:
·         Mendeskripsikan selengkap mungkin tata cara kehidupan kelompok manusio dari berbagai sudut belahan bumi pada setiap priode dan karakter fisik manusi yang hidup pada kelompok itu.
·         Memahami manusia sebagai kelompok tertentu secara keseluruhan.
·         Untuk menemukan prinsip-prinsip umum tetntang budaya dan gaya hidup manusio serta bagaimana gaya hidup itu terbentuk
Di antara ilmu sosial dan alamiah, antropologi memiliki kedudukan,tujian,dan manfaat yang unik. Hal ini karena antropologi bertujuan dan bermanfaat dalam menjelaskan perilaku manusia. Penjelasan tersebut didasarkan pada studi atas semua aspek biologis dan perilaku setiap masyarakat. Karena itu banyak ahli antropologi menaruh perhatian lebih pada studi terhadap bangsa bangsa non barat bukan hanya masyarakat eropa dan amerika utara saja.
Contohnya , para antropologi inggris yang tertarik mempelajari prilaku penduduk asli papua nunggini dan kepulauan malesia sebagaio daerah jajahan meraka.















KONSEP DASAR ANTROPOLOGI KESEHATAN

1.PENGERIAN ANTROPOLOGI KESEHATAN
            Dalam perkembangannya antropologi juga menjadi ilmu yang memiliki pengkhususan dari tiap penelitiannya. Penggunaan ilmu antropologi mulai banyak di tujukan untuk memecahkan ,asalah-masalah praktis dalam masyarakat. Pengkhususan ini belum lama di kembangkan. Budaya sebagai salah satu unsur dalam antropologi juga erat kaitannya dengan dunia kesehatan masyrakat.menururt pendapat Melville j. Herskovits dan Bronislow Malionowski menegmukaan segala sesuatu yang berada dalam masyarakat ditentuiukan oleh kebudayaan yang di miliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah itu ialah CULTURAL DETERMINISM. Herskopit memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang tururn temurun dari suatu generasi ke generasi lain yang kemudian di sebut superorganik. Dari berbagai definisi dapat di peroleh kesimpulan mengenai kebudayaan yang meliputi sistem ide atau gagasan dalam fikiran manusia.
          Mengacu pada esensi budaya, nilai budaya sehat merupakan bagian yang tidak terpisahkan akan keberadaan sebagai upaya mewujutkan hidup sehat. Budaya hidup sehat pun telah menjadi bagian dari budaya manusia yang di temukan secara universal. Dari budaya hidup sehat dapat di telususri yaitu melalui komponen pemahaman tentang sehat,sakit,derita akibat penyakit, cacat dan kematian.beragam nilai masyarakat yang di laksankan dan di yakini serta kebudayaan dan teknologi yang berkembang juga dapat menjadi acuhan menelusuri pola hidup sehat.
          Setiap masyarakat tentumemiliki pemahaman yang berbeda tebntang kesehatan dan keadaan sakit.pemahan itu tergantung pada kebudayaan tiap masyarakat.Sebagaimana di kemukakan oleh Fosfer dan Aderson (2009), kesehatan berhubungan dengan perilaku.perilaku sehat dapat dipandang sebagai suatu respon rasional terhadap terhadap hal-hal yang di rasakan akibat sakit. Teori penyakit termasuk dalam etologi,diagonis, prognosis, perawatan dan perbaikan atau pengobatan keseluruhannya adalah bagian dari kebudayaan
          Dalam ilmu kesehatan, antropologi memiliki peran penting, mempreroleh berbagai manfaat bagi praktik ilmu kesehatan. Kombinasi tersebut juga di harapkan mampu mengatasi berbagai persoalan kesehatan yang ada di tengah masyarakat upaya mewujutkan kesehatan masyarakat.
Berbagai manfaat ilmu antropologi di dalam ilmu kesehatan antara lain :
·         Sebagai sitem pelayanan moderen yang bisa di terima masyarakat tradisional
·         Dalam ilmu antropologi petugas kesehatan bisa merumusakan program perilaku sehat dan pemberdayaan masyarakat.
·         Penanganan kebiasaaan buruk yang menyebabkan sakit bisa dilakukan dengan lebih mudah dan tepat
·         Memberi masukan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk pembangunan kesehatan, perumusan kebijakan masalah kesehatan, serta mengatasi kendala dalam pelaksaaan program kesehatan melalui pendekatan kebudayaan.
·         Cara untu memandang masyarakat secara keseluruh termasuk individualnya, dapat meninggikan kesejatraaan masyarakat bertumbuh pada akar keperibadian masyarakat yang terbangun.
·         Memberi model secara operasional guna menguraikan proses budaya sosial budaya di bidang kesehatan.
·         Merumuskan suatu pendekatan yang tepat mampu membantu menganalisi dan interprestasi kondisi yang ada di masyarakat.

Tujuan perawat mempelajari ilmu antropologi 

Seperti yang kita ketahui ilmu antropologi bermanfaat dalam bidang kesehatan guna mewujutkan kesehatan masyarakat seperti yang di harapkan data-data pendukung.mulai dari konsepsi dan sikap penduduk tentang kesehatan tentang sakit, dukun, terhadap obat obatan tradisional serta terhadap kebiasaan dan pantangan makanan. Dapat di simpulkan bahwa antarpologi di bidang keperawatan adalah sebagai sarana untuk berkomunikasi dan berintergrasi yang biasa di lakukan terhadap pasien, petugas kesehatan pada keluarga pasien atau antara petugas dengan sesama profesi kesehatan. Tujuannnya agar seorang petugas kesehatan selalu memperhatikan budaya suatu penduduk dalam intergrasi terapeuatiknya dan dalam rangka mensukseskan program kesehatan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar